Inilah yang membuat perasaan Karnias Saputri tercampur aduk. Donfa Kragar jelas tak paham sampai sejauh itu sama sekali. Hasilnya, sudah bisa ditebak kelanjutan isi percakapan keduanya.“Oh…? Apa kau mulai mengkhawatirkanku?” tanya Donfa Kragar mulai bersilat lidah.Karnias Saputri sedikit melipat bibirnya. “Bu, bukan itu…, maksudku iya! Ah…, kau pasti tahulah maksudku, kan? Jangan pura-pura gak tahu!” sahutnya sangat gugup sendiri.Donfa Kragar memicingkan alis matanya. “Hah? Apaan sih maksudmu ini?” tanyanya benar-benar tidak tahu menahu.Karnias Saputri mengerutkan bibirnya. Dirinya jelas merasa sangat malu kalau sampai mengutarakan isi hatinya. Belum lagi, Donfa Kragar bisa-bisanya terkesan tidak tahu sama sekali. Baginya, pria itu pasti sedang berpura-pura tidak tahu saja.“Idih, Tuan Muda pasti bercanda, kan? Bukannya wajar untuk calon istri mengkhawatirkan suaminya sendiri? Saya hanya melakukan tugas ringan semacam itu saja. Tidak perlu dilebih-lebihkan sama sekali!” ujar Karni
Dernière mise à jour : 2026-03-13 Read More