Setelah seharian penuh memulihkan diri, Shanina akhirnya bisa beranjak dari kasur. Badannya sudah lebih enteng. Kemarin, Theo mengantarnya pulang lantaran pria itu hendak melakukan perjalan bisnis keluar negeri entah sampai kapan. Dan dua hari berlalu semenjak ia sembuh. Seperti baiasa, rumah besar kediaman Carter terasa membosankan baginya. "Bukankah ini sangat membosankan? Kurasa aku belum menyentuh pekerjaanku semenjak pulang dari kantor Theo." Shanina bergumam sendiri di dalam kamarnya. Ia mengambil peralatan kerja miliknya, hanya untuk mendapati bahwa barang-barang miliknya telah hilang. Ekspresi keterkejutan nampak jelas di wajahnya. "Theo!" Shanina menggeram marah, menyapu barang-barang di atas meja dalam sekali sentakan, membuat bunyi gaduh akibat barang-barang yang berjatuhan. Shanina berteriak menjambak rambutnya sendiri. Kemarahannya menghilang secepat itu datang tiba-tiba. Napasnya masih terengah, tapi emosinya sudah kembali terkontrol. Dia jatuh terduduk
Última atualização : 2026-01-07 Ler mais