Di salah satu meja yang ada Marissa, Danendra, dan Jimy, Marissa menyimpan alat makannya di piring, lalu pergi ke wastafel untuk mencuci tangannya. Setelah selesai, barulah ia berpamitan untuk kembali ke kamarnya. "Ya, pergilah! Nanti aku menyusul," balas Danendra yang masih mengobrol dengan Jimy. Jimy pun tersenyum, lalu mempersilakan Marissa untuk beristirahat. Setelah itu, Marissa pergi dari sana, lalu berjalan melewati meja yang diduduki oleh beberapa karyawan. Marissa tidak menyadari, dari meja yang tidak jauh dari tempatnya, ada beberapa orang yang terus memperhatikan. Jesi dan yang lainnya terus memperhatikan Marissa sampai dia menghilang di balik pintu lift. Di kamar yang semalam sudah disewa oleh Danendra, Marissa masuk dan menutup pintunya dengan pelan. Namun, sebelum pintu itu benar-benar ditutup, tiba-tiba seseorang datang, lalu menahan pintunya agar tidak ditutup. "Eh ...." Tindakan orang itu membuat Marissa terkejut. "Hey! Ternyata, kau ikut juga ke Kota C!
Baca selengkapnya