Bau sabun bayi bercampur wangi nasi hangat memenuhi rumah kos yang kecil itu. Dari dalam kamar, seorang bocah kecil berlari keluar sambil menyeret tas sekolah bergambar kartun. "Mama! Aku mau berangkat sekarang!" katanya sambil duduk dan berusaha memakai sepatunya sendiri. "Ayang, tunggu sebentar!" Marissa muncul dari dapur, tergesa tapi tetap dengan senyum lelah yang hangat. Ia jongkok, meraih tas kecil itu lalu memasukannya ke dalam tas. "Bekalnya Mama buat banyak, cukup untuk makan nanti siang. Oh, iya! Mungkin nanti Mama akan pulang telat, Ayang tidak apa-apa kan, sendirian di rumah?" "Tenang, Ma! Aku udah besar, bisa tinggal di rumah sendiri!" Bocah itu berdiri dengan gaya sok dewasa. Lalu berkata sambil berkacak pinggang, "Mama, mulai sekarang jangan panggil aku ‘Ayang’ lagi! Malu kalau didengar teman-teman!" "Hah? Kok begitu?" Marissa terkekeh. Ia pun menjawab dengan pelan, "Mario adalah anak kesayangan Mama. Jadi, panggilan Ayang itu artinya kesayangan. Mau itu u
Last Updated : 2025-11-29 Read more