“Siapa yang kau lihat?’ tanya Adyan melihat kembali kearah Nayla yang malah termenung syok. Nayla masih menatap kearah tadi dengan tatapan kosong.“yusuf,” batin Nayla,“Ayo jalan, jangan membuang waktu” ketus Adyan menarik kembali tangan Nayla. Membuat Nayla tertarik dan membuatnya hampir terjatuh kalau ia tak berpegang pada Adyan.“Sebenarnya apa yang kau lihat?’ tanya Adyan yang masih penasaran, menatap aneh Nayla yang tampak syok.“ngg..nggak ada mas. Ayo mas,” elak Nayla, tapi tatapannya masih melihat kearah teras samping tadi. Ia yakin dirinya tak salah lihat, pria yang duduk di kursi roda tadi memang Yusuf. “kenapa..kenapa Yusuf bisa ada disini, apa mungkin tadi itu dia” batin Nayla masih bertanya-tanya.Adyan yang berjalan sambil menggandeng istrinya itu masih sesekali memperhatikan Nayla, dia merasa ada yang di sembunyikan perempuan di sebelahnya.Saat di dalam rumah mereka di sambut hangat oleh Danyon, dan sang istri.“mayor satu ini, selamat datang di rumah kita Mayor Adyan
Última actualización : 2026-01-20 Leer más