Adyan yang baru saja pulang mengambil Hpnya yang tertinggal di kantor menutup perlahan pintu rumah dinasnya. Malam sudah semakin sunyi, beberapa prajurit yang aktifitas juga sudah mulai tak terdengar suara mereka.Adyan duduk di sofa menyalakan ponselnya yang seharian mati, saat ponsel itu menyala ada beberapa notifikasi masuk. Benar saja ada beberapa panggilan dari Nayla, Adyan terdiam melihat nama istrinya.“Dia benar menelponku” gumamnya lirih.Sedetik kemudian wajahnya berubah dingin saat melihat pesan masuk, pesan dari nomor yang tidak ia simpan. Tapi ia tahu dari isinya kalau itu dari Amel.“Adyan, aku mohon kita harus ketemu. Aku ingin bicara denganmu,” tulisan yang terlihat frustasi itu di baca Adyan tanpa ekspresi. Dia membaca semua pesan yang dikirimkan Amel, tapi di akhir pesan ia melebarkan matanya.“Kenapa kau menikahi perempuan itu, perempuan yang nggak ada sopan santun. Aku belum selesai bicara dengannya tapi dia sudah main pergi” begitulan pesan akhir yang di kirim ole
Last Updated : 2026-02-02 Read more