“Emm, soal pernikahan. Bagaimana kalau di lakukan besok?” ucap Adyan serius, “Apa?” ucap Nayla dan Toni bersamaan,“Apa besok? Nggak masuk akal” ucap Nayla spontan, dia menatap heran dengan pria asing di depannya yang akan menjadi suaminya.“Adyan, bukannya terlalu cepat kalau besok. Kamu dan Nayla juga belum mengurus pengajuan menikah, bagimana bisa menikah besok” ucap Toni.“Iya ndan, maaf sebelumnya tapi ibu saya sakit parah ndan dan saat ini kondisinya tak memungkin menunggu lama. Jadi saya ingin menikah besok agar ibu saya bisa melihat saya menikah” ucap Adyan jujur, dia memang tak ingin berbohong soal alasannya menikah. Ia tak perduli tanggapan dari keponakan komandannya.Nayla terus menatap kearah Adyan“Jadi pria ini menikah karena ibunya sakit, jadi dia terpaksa menikah denganku. Apa-apaan ini,” batin Nayla. Nayla menelan ludah, dadanya naik turun. Jujur emosinya ingin meledak tapi ia tak bisa marah begitu saja di depan pakdenya.“Kenapa hidupku begini, dinikahi secara paksa
Last Updated : 2025-12-03 Read more