“Mau coba apa? Jangan aneh deh, Pak…” kesal Selena dengan wajah manyun.Haris tertawa. “Yakin gak tahu, padahal suka, kan?”“Suka apa?”“Nih, sudah basah,” kekeh Haris sambil menunjukkan tangannya.Wajah Selena merona seperti tomat masak. Bibirnya dimanyunkan karena kesal kepada Haris.“Jangan dibuat gitu bibirnya,” ujar Haris sembari meraih tisu untuk mengelap tangannya.“Kenapa?” tanya selena.“Ya, karena aku bisa berhenti dan kita harus tuntaskan disini.”Selena memukul bahu Haris, tidak keras.“Aduh,” ujar Haris seolah benar-benar kesakitan.“Eh, sakit ya?” tanya Selena panik.Haris tergelak, dia menarik hidung Selena dengan gemas. “Kamu itu membuatku gila. Seandainya bawa kabur istri orang bukan kejahatan. Sudah aku bawa kabur aja kamu ini.”“Aku gak mau kabur.”“Nah, itu masalahnya. Yang mau aku bawa gak mau.”Selena hanya tersenyum, dia tahu Haris bercanda, tapi dia juga tahu kalau dibalik candaan itu terlihat serius.Namun, untuk sekarang Selena masih ingin mempertahankan ruma
Terakhir Diperbarui : 2025-12-29 Baca selengkapnya