"Terus, kalau semua aku yang bayar. Apa guna kamu kerja?" tanya Anton."Tapi kan, mobil ini untuk kamu, Mas." Selena masih berusaha protes. Ketika dia bekerja, Anton malah ingin membebankan semua biaya kepada Selena hanya dengan alasan gaji Selena lebih besar darinya."Kamu juga kan sesekali ikut memakainya. Kamu ini kenapa sih pelit banget?""Bukan pelit, Mas. Tapi, kapan kita punya tabungannya kalau begini caranya.""Tabung ya kalau ada sisa."Selena menghela nafas berat, dia masuk ke kamar. Percuma saja berdebat, semua sudah terjadi. Mobil sudah terparkir di depan rumah.Sejak dulu, Anton memang selalu mengandalkan gengsi. Seperti saat membeli rumah ini, awalnya Selena tidak mau disini.Karena tempat ini mahal. Selena hanya ingin rumah sederhana. Anton marah besar, karena dia yang bekerja, Selena tidak boleh mengaturnya.Katanya, rumah adalah identitasnya. Dengan tinggal di komplek ini, orang-orang yang mengenalnya akan tahu kalau dia kaya."Mas, makan dulu," ujar Selena setelah k
Terakhir Diperbarui : 2025-12-22 Baca selengkapnya