Eva mengajak ku duduk di ruang tengah rumahnya, tak beberapa lama pembantu Eva datang membawakan 2 gelas minuman segar.“Silahkan diminum, Ryan!”“Makasih Bu,” ucap ku sembari tersenyum lalu meneguk minuman yang disuguhkan.“Ada perlu apa nih? Kok tumben baru sekarang kamu bersedia datang ke rumahku ini? Padahal kan udah sejak dulu aku tawarkan, bahkan sering malahan aku minta kamu berkunjung ke sini.” tanya Eva diiringi senyum manisnya.“Maaf Bu, kemarin-kemarin ada saja kesibukan yang aku kerjakan. Di samping kerja sepulang sekolah, minggu-minggu belakangan ini aku juga sibuk mempersiapkan diri dan mengikuti ujian Ebtanas.” tutur ku.“Bagaimana hasilnya, apakah kamu berhasil lulus?” tanya Eva.“Ya Bu, aku lulus. Dan bukan hanya itu saja, aku juga menjadi salah satu siswa undangan dari perguruan tinggi negeri ternama di kota ini.” jawab ku.“Wah, bagus dong! Berarti kamu nggak perlu lagi mengikuti ujian masuk, tinggal kuliah aja langsung, ya kan?”“Iya Bu, berkaitan dengan itu pula ak
Leer más