Melihat Kian sampai memalingkan karena terkena tamparan Kanaya, Daniel dengan penuh kesadaran mengulurkan tangan ke bahu Kanaya, lalu mendorongnya.“Apa yang kamu lakukan?” Daniel menatap Kanaya yang sudah bertindak keterlaluan.Kanaya sangat syok ada yang berani mendorongnya, menatap tajam pada Daniel, Kanaya mengangkat telunjuk ke arah wajah Daniel. “Diam kamu!”Semua orang terperanjat dengan sikap Kanaya, selama ini Kanaya dikenal lemah-lembut dan perhatian di kalangan staff.Mata Kanaya menyorot penuh kebencian, jarinya lebih dulu tertunjuk ke arah Kian dengan tatapan masih tertuju pada Daniel, sebelum dia berkata, “Wanita sialan ini, sudah membuat hidupku hancur.”Saat tatapan Kanaya tertuju pada Kian, Kanaya kembali berucap, “Dia harus bertanggung jawab. Tamparan itu belum seberapa dengan apa yang aku dapatkan!”Mendengar semua ocehan Kanaya, Kian mengepalkan telapak tangan kuat-kuat, apalagi tamparan Kanaya begitu panas membuatnya ingin meledak-ledak. Kini, Kian tak bisa menaha
Last Updated : 2026-01-14 Read more