“Kenalin ini tante Angel.” Erik akhirnya mengenalkan anaknya pada Angel.“Halo, Kevin yo?” tanyanya dengan nada lembut.“Iya tante, salam kenal,” balasnya agak kaku.“Maaf yo, Kevin agak pemalu karena dia sekolah di Jakarta dengan tantenya jadi kalau diajak ke sini suka malu berinteraksi sama yang lain,” jelasnya pada Angel agar tak salah paham.“Oh, ndak papa santai saja. Ayo duduk dulu, sebentar yo Rik aku ambilin minum.” Angel datang membawa dua cangkir teh hangat dan sepiring kue kering, ia menatanya di atas meja kayu ruang tamu dan meletakkannya tepat di depan Kevin dan Erik.“Monggo silahkan, diminum dulu,” tawarnya ramah, pada tamu spesialnya hari ini.“Terima kasih tante.”“Mirip kamu ya Rik!”“Iya, banyak yang begitu! Oh iya, anak-anak di mana?” tanyanya dengan wajah penuh senyum.“Ada dibelakang, aku panggilin dulu yo.” Angel gegas memanggil kedua anaknya.“Cantik ya Pa!” gumamnya malu-malu.“Kamu bisa aja! Kalau misalnya hubungan Papa dengan tante Angel berjalan
Baca selengkapnya