35 "Dita, mana, Bang?" tanya Satria, saat Aditya kembali ke ruang VIP bersama Bilal."Tadi, dia ketiduran di ruang ganti. Lalu kupindahkan ke kamar pengantin. Sekarang dia ditemenin Laras," jelas Aditya. "Hmm, anak itu memang gampang molor." "Capek, katanya." "Dia bangun dari subuh," sela Bahuraska. "Iya. Kak Leni bahkan sudah otw ke rumah kalian dari jam 4," ujar Aditya. "Abang dan Dita, nginap di sini aja. Istirahat. Besok baru ke rumah," cetus Karenina. "Setuju. Nanti aku yang jelasin ke Papa dan Mama," papar Satria."Hmm, ya. Aku juga mau tidur awal, punggungku pegal," jawab Aditya. "Tidur?" celetuk Bahuraska. "Hu um. Tapi, mau minta pijitin dulu ke Koko Yìchen," balas Aditya sembari memindai sekitar, guna mencari orang yang dimaksud. "Bang, orang habis nikahan itu, malam pertama dulu. Bukan tidur," goda Satria. "Adikmu sudah ngorok, Sat. Dibangunin, yakin, dia bakal ngamuk," cakap Aditya. "Bang Adit itu penyabar, nggak kayak Akang. Grasak-grusuk," cibir Karenina. "Ak
Last Updated : 2026-01-18 Read more