84 Sudut bibir Alodita merekahkan senyuman saat melihat puluhan orang turun dari tangga kedua pesawat. Alodita berdiri dan mengayunkan tungkai menuju pintu kaca, sembari menggamit lengan kiri suaminya. Pekikan para perempuan terdengar, sesaat setelah mereka berkumpul dan saling berpelukan untuk melepaskan kerinduan. Aditya mendatangi keluarga Janitra guna menyalami mereka dengan takzim. Kemudian Aditya berpindah ke sisi kanan dan mendekap Bahuraska, Satria, Farisyasa, Alvaro, Yanuar, Arudra, Yusuf dan Jauhari, secara bergantian. Aditya mendatangi sang direktur utama, lalu melompat dan memeluk Hisyam yang terpaksa menekuk kedua kakinya, guna mempertahankan diri supaya tidak terjatuh. "Dit, istigfar," seloroh Jauhari. "Kalian sudah putus hubungan," ledek Yusuf. "Kami putus gara-gara kamu, Suf," balas Aditya seusai menapakkan kakinya ke lantai. "Dit, kamu gemukan, ya? Berat banget," tukas Hisyam sembari merapikan kemejanya. "Hu um. Di sini dingin. Aku ngunyah mulu," terang Aditya
Read more