Lyn berdiri menatap pintu kayu di depannya, tanpa ekspresi. Hari masih cukup pagi, tapi dia kembali menekan bel rumah itu sekali lagi. Dia tidak peduli kalau dianggap tidak sopan."Siapa?" Suara terdengar, bertepatan dengan pintu yang terbuka. Seorang lelaki yang menggunakan seragam."Aku mau ketemu Elena. Panggil dia," balas Lyn tanpa basa-basi."Lynette?" Orang yang membuka pintu menaikkan sebelah alisnya. "Apa yang kamu lakukan pagi-pagi begini?""Panggil saja Elena," ulang Lyn lebih tegas. "Aku tidak punya waktu."Lelaki tadi tidak banyak bicara dan segera berbalik pergi. Meninggalkan Lyn di teras, menunggu dengan kedua tangan terlipat di depan dada. Cukup lama, sampai Lyn mengetukkan ujung sepatunya."Ada apa kau mencariku?" Setelah lima belas menit menunggu, suara Elena akhirnya terdengar."Aku tahu kau sengaja membuatku menunggu." Lyn terlebih dulu protes. "Tapi biar aku kasih tahu," lanjutnya melangkah mendekat."Sekali lagi kau menggangguku, aku benar-benar akan memb
Baca selengkapnya