CEO Jahat untuk Gadis Tertindas

CEO Jahat untuk Gadis Tertindas

last updateDernière mise à jour : 2026-02-23
Par:  5LlunaMis à jour à l'instant
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
Notes insuffisantes
8Chapitres
9Vues
Lire
Ajouter dans ma bibliothèque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Lyn adalah cewek sial yang masuk ke dalam tubuh seoraang putri tertindas dalam short drama. Sementara Julian, adalah penjahat di kisah cinta orang lain. Namun, semuanya jadi berbeda ketika anak Julian memanggil Lyn yang jauh lebih muda dengan sebutan 'Mama'.

Voir plus

Chapitre 1

1. Tenggelam untuk Kedua Kalinya

"Ada yang jatuh ke kolam."

"Oh, tidak. Kedua nona muda Moore jatuh ke kolam."

Suara riuh memenuhi kepala Lyn. Dia bisa mendengar teriakan beberapa orang dan semuanya terdengar panik. Tapi, itu semua terasa jauh dan yang lebih nyata adalah suara kecipak air di sekelilingnya.

Air menelan tubuh Lyn. Dia bisa merasakan dadanya menjadi sesak, seiring dengan jumlah air yang masuk ke saluran napasnya. Membuat setiap tarikan napas terasa seperti disayat pisau. Seluruh tubuhnya pun terasa berat dan kaku karena dinginnya air.

Hal yang membuat matanya yang terpejam, langsung terbuka. Saat itu pula Lyn tersadar kalau dirinya sedang tenggelam.

"Tolo ...." Lyn mengangkat tangan, hendak meminta pertolongan. Sayangnya, ada suara lain yang memotong.

"Kakak tolong aku." Seorang perempuan lain yang juga ada di dalam air, ikut berteriak dan melambaikan tangan dengan wajah pucatnya. "Tolong! Aku tidak bisa berenang."

Terdengar suara seseorang yang terjun masuk ke dalam air, membuat Lyn yang sudah kehabisan napas berusaha untuk mengayunkan tangan. Setidaknya, ada sedikit harapan, walau tatapannya tidak begitu jelas melihat segalanya.

Sayangnya lelaki yang tadi melompat ke dalam air, hanya menarik perempuan yang satunya. Lelaki itu bahkan sama sekali tidak melirik Lyn sedikit pun.

"Lynette Arwyn Moore." Seseorang berteriak, pada satu-satunya perempuan yang masih tertinggal di dalam air. "Kalau kau mau mati, jangan ajak orang lain."

"Tolong aku." Tentu saja perempuan yang dipanggil dengan nama lengkap itu lebih memilih untuk terus meminta tolong. "Aku tidak bisa berenang," lanjutnya sambil terus menggapai ke atas, berusaha tidak makin tenggelam.

"Selamatkan Iris." Suara lain kembali terdengar, diikuti suara langkah berderap. Beberapa orang berkumpul di pinggir kolam, mengulurkan tangan pada perempuan yang diselamatkan.

Pandangan Lyn yang sedikit buram, masih bisa menangkap kejadian itu. Samar, tapi dia tahu orang-orang itu lebih peduli pada perempuan yang dipanggil Iris barusan. Karena itu, otak kecil Lyn secara refleks mencari pertolongan pada orang lain.

"Seseorang." Lyn berucap dalam hati, sambil terus berusaha bergerak di dalam air. "Tolong aku."

Pada saat bersamaan, tiba-tiba saja Lyn mengulurkan tangan pada orang yang berdiri dekat kolam. Satu-satunya orang yang dengan tenang berdiri di pinggir kolam, sambil memegang gelas wine dan menonton.

"Tolong!"

Lyn membuka mulut, tapi tak ada suara yang terdengar. Justru air malah masuk lewat mulut, membuatnya terbatuk pelan dan membuat gerakannya terhenti.

Kaki Lyn terasa kesemutan. Tidak mungkin lagi digunakan untuk menendang air, mencegah agar dia tidak benar-benar tenggelam. Saat itulah pandangannya jadi lebih jernih. Hanya sedikit lebih jernih, tapi dia bisa melihat lelaki berkacamata yang memegang gelas wine tadi.

"Seseorang tolong dia. Dia bisa mati."

Semua orang menoleh pada Lyn yang makin lama, makin menghilang dari permukaan. Tapi bukannya membantu, semua orang hanya melihat saja.

"Cih, biarkan saja dia mati." Seseorang bahkan tidak segan untuk menyumpahi.

Merasa tidak bisa diam, akhirnya seorang lelaki dengan seragam pelayan melompat ke dalam kolam. Dia dengan mudahnya menyelam dan segera menarik Lyn yang sudah tenggelam naik ke atas dan menariknya ke ujung kolam, tepat di sebelah lelaki berkacamata yang memegang gelas tadi.

"Apa yang kau lakukan?" Seorang perempuan paruh baya langsung mendekat. "Kenapa kau malah menarik Lynette ke dekat Tuan Vale? Kau cari mati?"

"Tuan Vale, mohon maaf." Perempuan paruh baya tadi langsung menatap lelaki berkacamata yang dia panggil barusan. "Sepatumu jadi basah karena ...."

"Ma, jangan begitu." Iris dengan cepat mendekati ibunya. "Apa kau tidak lihat Lyn sedang menggigil, bahkan susah bernapas?" lanjutnya mengeratkan handuk tebal yang tersampir di bahu.

Tatapan semua orang kembali terarah pada Lyn. Mereka semua bisa menyaksikan kalau perempuan itu gemetar, tapi tidak melakukan apa-apa.

Bahkan saat tadi Lyn batuk keras demi memuntahkan air yang sudah terlanjur masuk di tubuhnya, dia masih bisa mendengar ada yang mengatakan 'menjijikkan.' Itu jelas saja membuat Lyn meringis dan merasa kasihan pada diri sendiri.

"Tapi biar bagaimana, Lyn sudah mengotori sepatu Tuan Vale." Perempuan paruh baya tadi kembali bicara.

"Kalau begitu, kau bisa minta maaf dengan pelan saja," ucapnya dalam bisikan, sebelum menoleh pada Tuan Vale yang tidak memberikan ekspresi berarti itu.

"Tuan, aku mewakili adikku untuk ...."

"Membosankan," gumam Tuan Vale, sengaja memotong kalimat perempuan muda di depannya. "Harusnya tadi aku tidak usah datang saja."

Entah apa yang ada dipikirannya, tapi kalimat itu membuat Lyn yang masih sadar jadi geram. Dia sampai berusaha setengah mati untuk mengalihkan pandangan, untuk melihat dengan lebih jelas lagi si Tuan Vale ini.

Saat itulah tatapan mereka bertemu. Tatapan dingin yang merendahkan itu, bertemu dengan tatapan mata Lyn untuk sesaat, tepat saat Tuan Vale akan berbalik dan pergi. Sayangnya, pandangan Lyn segera ditutupi oleh perempuan paruh baya yang menyebut dirinya seorang ibu.

"Bawa anak sialan ini pergi dari tempat acara," desis sang ibu pelan.

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
8
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status