Di Yayasan milik Nani, Elena tengah menatap Lay yang tengah bermain sendiri. Anak ini tampak tak menghiraukan kehadiran ibunya. Atau mungkin tepatnya, Lay lupa kalau masih punya ibu."Elena.." panggil Malik.Elena menoleh dengan mata sayunya. Selama 2 bulan terakhir, dia tinggal di yayasan odgj. Bergabung dengan binaan lainnya. Ia belajar banyak hal salah satunya tentang cara mensyukuri nikmat Tuhan yang tiada duanya.Elena yang serakah dan sombong. Selalu mengeluh akan kekurangan hidupnya. Hingga depresi ini melanda akibat tuaian karma perbuatannya, dia masih merasa dirinya menjadi orang yang paling menderita.Namun ketika berada disana, Elena baru menyadari jika dirinya tak sendirian. Banyak orang yang memiliki masalah yang sama dengannya atau mungkin mengalami masalah yang lebih berat.Apa mereka berpasrah? Jawabannya tidak. Mereka belajar saling menguatkan. Belajar mengembangkan keterampilan. Buktinya dalam 2 bulan ini, Elena sudah pandai merajut. Ia membuat syal untuk suami juga
Read more