Baru satu jam di taman, Elena mengomel saat sampai di rumah. Padahal tadi inspirasi menulisnya sedang lancar jaya."Kamu kenapa nyuruh aku pulang? Apa nggak bisa bicara di telpon aja?" Gerutu Elena."Kamu lihat map kerjaku yang di meja kerja?""Meja kerja?""Ruang kerja.""Map yang mana? Aku nggak tahu. Coba tanya bibi." Mana Elena tahu barang-barangnya Malik, masuk ke kamar kerja suaminya saja tidak pernah."Bibi!" Teriak Malik."Pelan-pelan, sayang! Lay baru tidur!" Elena melotot pada suaminya."Bibi!" Teriak Malik lagi.Bibi yang menjadi pelayan di rumah ini pun lalu datang tergopoh-gopoh."Ada apa, Tuan?""Map kerja saya yang ada di ruang kerja dimana?""Map kerja warna apa ya, Tuan? Tadi ketika bibi bersihkan nggak ada map disana.""Map kerja berwarna merah." Malik meninggikan suaranya. "Semalam masih ada, masa sekarang udah nggak ada lagi? Bibi buang?""Nggak, Tuan. Sumpah.. mapnya nggak ada.." jawab Bibi ketakutan."Kamu lupa naruh kali, sayang..""Jangan ikut campur kamu, Elen
Última actualización : 2026-01-08 Leer más