Bangun dini hari lalu berangkat pagi menuju bandara dan terbang kemari selama 2 jam. Rasa lelah itu memang ada, tapi gairah harus dituntaskan.Elena lebih bersemangat siang ini. Bahkan, ia membiarkan dirinya bekerja sendiri. Biarlah Malik menikmati tariannya dari bawah.Setelah sampai ke puncak, ia memeluk Malik dengan kuat. Tubuhnya jatuh, ia terengah-engah."Aku capek!""Kamu terlalu bersemangat!" Malik mengecup bahu polos istrinya dan membaringkan tubuh ini ke sebelahnya."Aku ngantuk." Elena menarik selimut sampai ke batas leher. Matanya terpejam.Melihat itu, Malik hanya menggeleng lalu tersenyum. Membayangkan permainan Elena tadi membuatnya geli. Pikirannya sedang kalut karena rapat nanti malam, tapi istrinya malah menyerangnya tiba-tiba. Ya, dia akui sedikit kesal tadi. Tapi juga menginginkannya.Ponsel Malik berdering, ternyata Mia sang sekretaris menelpon. Memintanya untuk bertemu dengan Bram sekarang."Elena," Malik menggoncang tubuh istrinya."Hmm?" Mata Elena berat sekali.
Última actualización : 2026-01-10 Leer más