Shireen menatap Zayn dengan tatapan yang sulit diartikan. Mencoba mencerna apa yang tadi pria ini katakan.Zayn jadi terkekeh, malu atas ucapannya sendiri."Aku jadi mengatakannya." Zayn menggaruk tengkuknya yang tak gatal. "Maaf, Shireen..""Aku turut prihatin, mas." Hanya itu kalimat yang bisa ia luncurkan."Ya, terima kasih. Kalau begitu, aku permisi dulu."Shireen mengangguk dengan memberikan senyum hangatnya. Pria dihadapannya ini lalu berpamitan dan masuk ke dalam lift.Ucapan pria ini membuat Shireen jadi kepikiran.Pengkhianatan? Apa maksudnya Elena berkhianat?Bak piring hitam yang tengah berputar, Shireen teringat satu per satu kejadian yang pernah dilihatnya.Elena yang merupakan mantan kekasih suaminya. Lalu, Elena dan Malik yang bertemu di Pulau dan saling mengungkapkan perasaan. Dan yang terakhir.. ucapan Zayn di kala malam itu, saat Shireen tengah menunggu Malik ketika suaminya sedang menghadap Bram.Zayn mengatakan kalau ia tak tega melihat Shireen disakiti.Oh, dan ta
Última actualización : 2026-01-01 Leer más