Langit Tokyo pagi itu tampak kelabu, seolah mencerminkan ketegangan yang menyelimuti seluruh kota. Di depan gedung pusat Tanaka Group, barisan jurnalis dan polisi sudah bersiaga. Ryu Tanaka baru saja menjadwalkan pidato kemenangannya, di mana ia akan mengumumkan pembubaran unit-unit bisnis yang setia kepada Aiko.Di dalam jet tempur pribadi yang dikawal oleh helikopter Intelligence Bureau, Aiko duduk berdampingan dengan ibunya, Elena. Di seberang mereka, Jiro Tanaka sedang membersihkan kacamatanya dengan tenang, seolah-olah ia tidak sedang melakukan pengkhianatan terbesar terhadap keponakannya sendiri, Ryu."Kenapa Paman membantuku?" tanya Aiko, matanya menatap tajam ke arah Jiro. "Bukannya Paman sangat ingin menguasai Ryujin dan Tanaka Group?"Jiro tertawa kecil, suara yang terdengar seperti gesekan kertas tua. "Ryujin sudah mati, Aiko. Aku lebih suka menjadi teman bagi pemilik lima puluh satu persen saham Golden Trust daripada menjadi musuh yang akan dihancurkan oleh kekuasaan ibumu
Última actualización : 2026-01-17 Leer más