Malam itu, kesunyian di kediaman mewah keluarga Tanaka terasa mencekik, seperti badai yang tertahan di balik pintu depan. Aiko berdiri di ruang laundry yang remang-remang, tangannya yang gemetar merogoh saku jas kerja suaminya, Hiroshi, yang baru saja dilemparkan ke keranjang pakaian kotor setelah pria itu langsung masuk ke kamar mandi tanpa menyapanya. Jemarinya menyentuh sesuatu yang kecil, keras, dan dingin—sebuah kotak beludru merah yang tidak seharusnya ada di sana. Dengan napas yang tertahan, Aiko membukanya, dan sebuah cincin berlian dengan desain yang terlalu intim untuk sekadar hadiah rekan bisnis berkilau di bawah lampu neon, seolah-olah sedang menertawakan kesetiaan Aiko selama lima tahun terakhir. "Kau sudah pulang, Hiroshi?" tanya Aiko pelan saat suaminya keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit pinggang, wajahnya tampak lelah namun tetap memancarkan otoritas seorang CEO yang baru saja menaklukkan ruang rapat. Aiko menyembunyikan kotak itu di balik punggungnya, jant
Terakhir Diperbarui : 2025-12-21 Baca selengkapnya