Suasana di pemakaman keluarga Tanaka berangsur sunyi, hanya menyisakan deru mesin mobil polisi yang menjauh di kejauhan. Polisi baru saja menyeret Jiro Tanaka yang terus berteriak histeris, menyumpahi keponakannya sendiri dengan kata-kata yang penuh kebencian. Hujan yang tadinya mengamuk seperti murka alam, kini perlahan mereda menjadi gerimis tipis yang dingin, menyisakan bau tanah basah, aroma beton yang tersiram air, dan wangi dupa yang menyengat dari nisan-nisan tua. Aiko masih berdiri mematung, menatap nisan ayah mertuanya dengan tatapan kosong. Ia merasa seolah sebuah gunung yang selama ini menindih pundaknya baru saja diangkat, namun lubang besar di hatinya tetap terasa perih dan dingin.Hiroshi mendekat dengan langkah yang masih sangat tertatih. Setiap gerakannya tampak menyakitkan, namun ia menolak bantuan kruk yang ditawarkan pengawalnya. Ia menyandarkan tubuhnya yang lelah pada bahu Aiko, mencari kekuatan dari wanita yang baru saja menyelamatkan seluruh harga diri dan masa
Última actualización : 2026-01-25 Leer más