“Saking banyaknya, aku nggak bisa menghitung semua keunggulannya. Tapi nggak peduli yang mana, aku tetap menyukainya.” Jawaban Sean di dalam dugaan Rachel, hanya saja dia tetap merasa sangat malu.Rachel berdeham ringan, lalu berkata kepada Indra, “Pak Indra, bisa nggak kalian jangan bahas aku? Kalian bahas yang lain saja ….”“Oke.” Indra mengangguk, lalu bertanya lagi kepada Sean, “Pak Sean, dalam kehidupanmu belakangan hari ini, apa ada momen di mana kamu merasa sangat tenang atau merasa emosimu sangat stabil?”“Ada,” jawab Sean dengan langsung. Dia memalingkan kepalanya. Tatapannya kembali tertuju pada diri Rachel. “Ada banyak sekali.”“Misalnya, saat bangun di tengah malam dan melihat istriku di sampingku dan bernapas dengan sangat ringan, atau … seperti sekarang ini, dia hanya duduk menemaniku saja, meskipun dia nggak berbicara, asalkan aku tahu dia ada di sisiku, aku pun akan merasa tenang. Suasana hatiku akan sangat stabil.”Rachel pun terdiam. Bukannya sudah sepakat untuk tidak
閱讀更多