Indra tahu Rachel masih tidak memahami maksudnya. Dia pun menatap Rachel dengan tersenyum. “Belum pasti.”“Jadi ….”“Tapi, aku ingat ucapanmu tadi. Saat Pak Sean kehilangan kesadarannya, dia juga nggak melukaimu.” Rachel tertegun sejenak, seolah-olah telah memahami sesuatu.Indra menatap lagi ke sisi Sean. “Pak Sean, masalah itu bukan salahmu. Coba kamu lihat, kamu sudah melindungi ibumu, kamu juga sudah melindungi orang yang kamu cintai. Manusia bisa melakukan hal-hal yang nggak rasional demi melindungi seseorang, tentu juga bisa berhenti menyakiti demi melindungi orang lain.”“Tapi ke depannya, kamu sudah punya orang yang ingin kamu lindungi, kamu pasti akan menjadi semakin baik.” Begitu Indra menyelesaikan omongannya, suasana di dalam ruangan menjadi hening. Hanya saja, keheningan kali ini terasa sedikit hangat.Rasa hangat mulai bergejolak di hati Rachel. Dia menatap tatapan Sean dengan tersenyum lebar. Rachel mengangkat wajah sang pria. “Apa kamu sudah dengar? Pak Sean?”“Kelak,
閱讀更多