Sean tidak bergeming. Sebaliknya, dia meletakkan tangannya di lengan Rachel, lalu memeluknya dan membalikkan kembali punggungnya."Sean...""Cuma ketemu mantan, kok. Apa aku memalukan atau kamu masih menaruh perasaan terhadapnya?" ujar Sean dengan tenang dan santai. Nadanya tidak mengandung sedikit emosi pun, tetapi selipan nada menggoda dalam ucapannya justru mengkhianati perasaannya yang sebenarnya.Setiap kali Rachel bertemu Joshua, meskipun dia tidak pernah bersikap baik terhadap Joshua, Sean tetap cemburu. Dengan kata lain, selama Joshua masih ada dan mendambakan Rachel, Sean akan merasa tidak nyaman."Tentu saja nggak. Aku cuma ... kesal melihatnya," ucap Rachel dengan gigi terkatup.Rachel secara naluriah ingin menghindari Joshua. Sebab, setiap kali melihat Joshua, kenangan traumatis itu akan melintasi benaknya. Bahkan tubuhnya juga secara refleks merasakan mual dan penolakan yang kuat. Terlebih lagi, Joshua juga mengganggunya tanpa henti. Ini membuatnya merasa sangat kesal.Nam
Read more