Melihat dia yang berusaha menunjukkan kemampuan, sudut bibirku terangkat membentuk senyum pahit.Di kehidupan sebelumnya, dia tidak pernah mengucapkan sepatah kata pun selama lima tahun berada di sisiku. Tak kusangka, di kehidupan ini, demi bisa berada di sisi Iris, ia begitu cepat berbicara.Saat itu, Lucas yang sejak tadi diam juga mulai memperjuangkan dirinya."Kemampuan bela diriku juga tidak kalah bagus. Biarkan aku saja yang mengikuti Nona Besar!"Ayah pun mulai ragu."Gimana kalau begini, kalian berdua bertarung, siapa pun yang menang akan tetap berada di sisi Iris."Mendengar ini, keduanya segera mulai bertarung.Ethan menyerang dengan sangat kejam, setiap jurus diarahkan ke titik vital Lucas, seolah lawannya bukan saudara kembar, melainkan musuh yang ingin merenggut nyawanya.Awalnya Lucas masih menahan diri, namun setelah terus ditekan oleh Ethan, ia pun mulai bertarung dengan sungguh-sungguh.Pada akhirnya, Ethan menang dengan keunggulan tipis.Ayah langsung mengumumkan bahw
Read more