Perumpamaan itu terdengar ringan, hampir seperti ejekan halus. Namun di baliknya, ada sesuatu yang lebih dalam cara pandang yang tidak sepenuhnya meremehkan, namun juga tidak benar-benar memberi simpati.Edward tidak langsung menjawab.Ia tetap diam, meskipun jelas bahwa ia tidak sepenuhnya sepakat.Lorrene berjalan perlahan melewatinya, langkahnya ringan namun penuh perhitungan. Ia berhenti beberapa langkah di depan, lalu menatap ke arah pintu yang masih tertutup rapat.“Orang yang kehilangan tempatnya,” lanjutnya pelan, “biasanya akan melakukan apa saja untuk bertahan.”Ia memiringkan kepalanya sedikit, seolah sedang menimbang sesuatu yang menarik dalam pikirannya sendiri.“Dan justru karena itu…” sambungnya, suaranya merendah, hampir seperti bisikan, “mereka menjadi lebih berbahaya daripada yang terlihat.”Keheningan kembali turun di ruangan itu.Edward tidak menyela.Ia hanya berdiri di tempatnya, menunggu, meskipun dalam diamnya jelas ada kewaspadaan yang tidak ia lepaskan.Lorre
Last Updated : 2026-05-04 Read more