Roseane berdiri tanpa bergerak, punggungnya tetap tegak meski udara dingin penjara merayap pelan di sekelilingnya. Untuk beberapa saat, ia hanya menatap Helena tanpa berkata apa-apa, seolah sedang menimbang setiap kata yang akan ia ucapkan.“Anda sekarang… sepertinya tidak menahan diri lagi, Ibu Suri,” ujarnya akhirnya, suaranya lembut, namun menyimpan sesuatu yang tajam di dalamnya.Helena tidak langsung menjawab. Ia memandang Roseane dengan tatapan yang tidak berubah—dingin, merendahkan, dan penuh penilaian. Lalu, perlahan, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis yang sama sekali tidak mengandung kehangatan.“Orang yang tidak berguna,” katanya pelan, setiap katanya terucap jelas, “tidak patut diperlakukan dengan baik.”Ia berhenti sejenak, menatap lebih dalam, seolah ingin memastikan bahwa kata-katanya benar-benar sampai.“Jadi… kau pikir sekarang kau masih berguna?”Roseane tidak berkedip. Tidak ada reaksi berlebihan yang muncul di wajahnya. Ia tetap tenang, seolah pertanya
Last Updated : 2026-04-30 Read more