Reed buru-buru menutup mulutnya, menahan tawa yang hampir lolos. Bahunya sempat bergetar pelan, dan ia menunduk sedikit, berusaha menyembunyikan ekspresi yang tidak seharusnya muncul di hadapan kaisar.Namun sebelum ia berhasil sepenuhnya mengendalikan dirinya, “Aku mendengar kalian membicarakanku.” Suara Reis terdengar dari depan.Tanpa emosi yang jelas dan justru itu yang membuatnya terasa lebih menekan.Reed langsung menegang. Tangannya perlahan turun dari wajahnya, sementara Val yang berdiri di sampingnya mengangkat alis, menatap lurus ke arah kaisar yang kini telah berbalik menghadap mereka.Untuk sesaat, tidak ada yang berbicara. Hening itu menggantung, tipis namun terasa panjang.Val menarik napas pelan, lalu melangkah setengah langkah ke depan. Sikapnya tetap santai, seolah tidak ada yang perlu ditakuti, meski matanya tetap waspada.“Yang Mulia,” ucapnya akhirnya, nada suaranya ringan seperti biasa, “anda terlihat tidak baik-baik saja.”Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan t
Last Updated : 2026-04-29 Read more