Yanisa ingin membantah, tetapi Riady meliriknya, dan dia langsung terdiam. Dalam hati, Yanisa tidak berhenti mengutuk. Kenapa adiknya yang bodoh ini mau menikahi Shella? Apakah dia tidak bisa jujur pada Shella, lalu putus dan akhiri pertunangan mereka? Dia benar-benar tidak mengerti!Sekelompok orang itu pun membawa Amila ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Selama USG, Shella menyilangkan tangannya dan menatap Riady. Saat melihat bayi yang kaki kecilnya terentang di layar, tatapan pria itu melembut. Dia terlihat seperti seorang ayah yang benar-benar penyayang.Saat menyadari tatapan Shella, Riady berjalan menghampirinya dan menghibur, "Sayang, lihat betapa lucunya bayi Amila." Amila tersipu mendengar pujian itu. Namun, pada detik berikutnya, Shella tersenyum dan berkata, "Kalau begitu, ayo kita punya satu juga, Riady." Riady tidak menolak, malah mengangguk dan berkata, "Aku suka anak perempuan. Nanti, dia pasti akan mirip sama kamu dan sangat cantik." Amila menggertakkan g
Baca selengkapnya