(Sudut Pandang Orang Ketiga)Luka Nadin tidak parah, hanya goresan tipis di kakinya, namun cukup membuat tiga pria itu panik setengah mati.Begitu mendengar Dito mengurung Nadia, sudut bibir Nadin terangkat membentuk lengkung senang.Ia menggoyang lengan Ayah dengan manja, "Aku nggak apa-apa kok, besok bisa pergi liburan bersama Rian. Ayah kan sudah janji?"Ayah tak kuasa menolaknya, akhirnya setuju dengan penuh sayang.Melihat Ayah melunak, Nadin melanjutkan, "Barang bawaanku belum selesai dibereskan. Kebetulan kalian semua ada di sini, bantu aku lihat pakaian dan perhiasan mana yang cocok."Pengasuh menata satu per satu pakaian dan perhiasan Nadin. Ia memegang kalung berlian, lalu mengambil anting mutiara."Ini hadiah ulang tahun dari Kakak, harus kubawa. Ini yang Ayah pilihkan sendiri untukku, juga harus dibawa ...."Melihat lima atau enam koper besar di hadapannya, dan Nadin jelas berniat mengisinya sampai penuh. Rian mulai pusing dan mengingatkan,"Nadin, kita pergi liburan nggak
Read more