"Jangan seperti itu, Lunara pernah mengatakan dia akan mencarikan salah satu untukmu," kata Lune. "Banyak yang percaya tetapi juga banyak yang menyangkal. Jika LUnara berhasil selamat dan kembali membawa itu, dia bisa menjadi seorang pahlawan," kata Arzu. "Kau dulu sangat membencinya!" celetuk Lune. "Itu karena dia benar-benar tidak bisa diharapkan. Entah apa yang mengubahnya menjadi seperti itu sekarabng," kata Arzu. "Benar. Kita bersyukur punya Lunara," kata Lune. "Jadi Arzu, setidaknya bantulah dia." "Apa?" "Ketika akan melakukan perjalanan, dia membutuhkan naga putih bukan? Kita harus mengambil kembali naga putih tanpa sepengetahuannya. Itu adalah bentuk perhatian kita kepada Lunara. Aku khawatir kita sebagai saudaranya, malah tidak melakukan apapun untuknya. Kita tidak bisa seperti ayah kita yang masih begitu murah hati pada kaisar," celetuk Lune. "Kau benar. Kalau begitu, aku akan menghadapi Duke Aldrdige," kata Arzu. "Baklah. Aku akan memimpin pasukan terb
Baca selengkapnya