"Stevie, sudah selesai." Suara Elara terdengar serak."Deon, menurutmu yang ini gimana?" Suara Doreen kembali terdengar di telinganya.Jari Elara mengepal erat. Dari sudut matanya, dia melihat Deon berjalan masuk. Meskipun dia sudah memperkirakan akan melihat pemandangan seperti ini, sekarang saat benar-benar melihatnya dengan mata kepala sendiri, rasa kesal dan amarah yang terpendam muncul di dalam hatinya tanpa bisa dikendalikan."Mami, kamu kenapa?" Stevie menyadari ada yang tidak beres pada Elara dan bertanya dengan khawatir.Elara menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan emosinya, lalu tersenyum dan berkata, "Nggak apa-apa."Dia menarik Stevie dan berjalan ke depan cermin, lalu berjongkok di sampingnya, merapikan pakaiannya. "Stevie suka nggak?"Stevie berputar-putar melihat pita kupu-kupu di belakangnya, lalu menyahut dengan senang, "Suka."Deon mendengar suara itu. Dari sudut matanya, dia melihat sekilas sosok yang terasa familier. Dia menoleh, melihat seorang wanita mera
Baca selengkapnya