Deon langsung berjalan ke depan ranjang, menunduk menatap wanita yang berbaring di atasnya, lalu bertanya, "Sakit apa?"Elara memalingkan pandangan, tidak menatapnya. Sebenarnya dia tidak ingin menanggapi, tetapi melihat mata Elise yang berkaca-kaca, akhirnya dia menjawab singkat, "Aku baik-baik saja."Deon menatapnya dalam-dalam, tetapi tidak bertanya lebih lanjut. Dia lalu menoleh ke Elise. "Elise, sudah waktunya pulang."Elise mengembungkan pipinya, tidak mau pergi.Deon berkata, "Besok kita datang lagi jenguk Tante Evelyn."Elara ikut membujuk, "Elise pulang dulu ya."Elise teringat ucapan Evelyn tadi, lalu berkata, "Kalau begitu, besok aku bawakan sarapan untuk Tante Evelyn, boleh?"Elara tidak tega menolak niat baik anaknya, akhirnya mengangguk. "Boleh."Elise berpamitan dengan Larissa.Deon menggendong Elise keluar dari ruang rawat. Dia menyerahkan tas sekolah kepada pengasuh. Pria tinggi tampan itu menggendong anak kecil yang cantik dan menggemaskan, membuat banyak orang menole
Read more