Pukul 3 sore, Elara mengantar Arizo dan Yurike ke bandara.Sesampainya di sana, tak disangka mereka kembali bertemu dengan orang yang sangat menjengkelkan.Doreen memeluk Vidi sambil menatapnya dengan mata berkaca-kaca. Dengan suara tercekat, dia bertanya, "Kakak benar-benar nggak ikut pulang sama kami?"Telapak tangan besar Vidi mengelus bagian atas kepala Doreen. Dia menenangkannya, "Masih ada urusan yang harus diselesaikan di sini.""Kak ...." Doreen masih ingin membujuknya, tetapi kemudian dia melihat tiga orang yang berdiri tak jauh dari sana. Sorot matanya langsung menjadi dingin.Vidi menoleh mengikuti arah pandangannya."Ela, sampai di sini saja. Kita bertemu lagi setelah liburan selesai," kata Arizo.Elara mengangguk pelan. "Hati-hati ya."Yurike memeluk Elara.Setelah saling berpamitan, Elara menatap Arizo dan Yurike yang berjalan pergi. Kemudian, dia berbalik dan berjalan kembali.Saat melewati Vidi, Arizo hanya mengangguk kepadanya, lalu berjalan ke depan bersama Yurike.Vi
Leer más