Angel memandang pelayan itu dan bertanya, "Tanteku ada di rumah?""Ada."Angel melirik Elara, lalu berkata kepada pelayan itu, "Tolong beri tahu Tante, aku akan bawa Elara pergi dulu."Pelayan itu tampak serbasalah.Pelayan yang lain keluar dan berkata kepada Angel, "Nyonya Angel, Nyonya Irma minta Anda masuk."Angel menoleh kepada Elara. "Ela, tunggu aku sebentar."Angel masuk ke rumah. Begitu melihat keadaan di ruang tamu, dia juga terkejut bukan main.Irma duduk bersandar di sofa. Wajahnya tampak murung."Angel, ada urusan apa?" tanya Irma dengan nada lembut. Hanya saja, suaranya terdengar seperti orang yang lelah setelah meluapkan amarah.Angel menarik kembali pandangannya. "Ini ...."Irma berkata, "Dia seenaknya datang ke rumahku dan membuat keributan. Sampai sebanyak ini barang-barang kita dihancurkan. Kalau aku mengurungnya selama sepuluh hari atau setengah bulan, itu sudah termasuk hukuman ringan."Angel duduk di sofa tunggal di sampingnya dan berkata, "Tante, pasti ada alasann
Ler mais