"Jadi …," Esther memecah keheningan dengan nada riang yang dibuat-buat, ia berdiri dan merapikan gaunnya. "Karena Anda sudah setuju untuk tidak ikut campur demi menjaga perasaan saya, saya akan menganggap urusan ini selesai."William berdeham, mencoba mengumpulkan kembali wibawanya yang berserakan. "Aku tidak bilang sudah setuju, loh, Permaisuri." Terlihat sekali bahwa ia masih menikmati pembicaraan ringan ini. Esther tersenyum lebar, tampak seperti sudah menduga kalau hal ini tak akan berakhir secepat itu. "Saya juga tidak menunggu Anda menyetujuinya. Tapi …, tentu saja saya tidak akan membiarkannya, kan …?" Raut licik William menguap begitu saja, ia terkekeh kaku, menyandarkan punggungnya ke sofa sambil terkekeh pelan. "Kau tahu betul cara menghentikanku, ya ….""Oh? Apakah ancaman kecil itu berhasil?" Esther berkedip beberapa kali. "Baiklah." William akhirnya mengalah. "Sebenarnya, yang kumaksud ikut campur bukan pada persiapan mau pun saat acaranya berlangsung, Esther.""Aku in
Terakhir Diperbarui : 2026-04-18 Baca selengkapnya