“Ayo!”Zion mengulurkan tangan pada Anne ketika keduanya hendak turun. Anne menatap telapak tangan Zion yang lebar, lalu perlahan-lahan menyambutnya. Zion menggenggam tangannya erat, terlalu erat, sebagai bukti klaim kepemilikan pria itu.Jika dia adalah milik Anne seutuhnya.Zion tahu Vivian tidak datang untuk sekedar bertamu. Sesuai dugaannya, wanita itu pasti ingin mengatakan jika dia sudah tidur dengan Zion. Namun Vivian salah. Tadi malam, Zion berbaring di samping Anne, memeluknya hingga pagi turun.Melihat Anne dan Zion turun dari tangga, Vivian langsung berdiri. Dia mencoba tersenyum mencibir genggaman tangan itu. Untuk sekarang, kalian boleh bermesraan. Namun beberapa detik lagi, saat kebenaran itu terungkap, lihat saja apakah kalian masih bisa saling menggenggam atau tidak.“Oh, ada tamu?”Zion berkata seolah dia tidak tahu Vivian ada di sana, padahal Anne sudah memberitahunya tadi.“Zion, aku ...”“Berhenti di sana, Nona Vivian!” Zion mengangkat tangan, memutus kalimat Vivia
Baca selengkapnya