Meninggalkan mercusuar, sedan Zion bergerak pelan memasuki sebuah halaman bangunan yang berdiri kokoh di pinggir laut. Anne tidak yakin kemana pria itu membawanya, namun dia tahu, dia hanya akan merasa aman jika bersama Zion.Itu sebabnya, ketika Zion meminta turun, Anne tak banyak bertanya.“Tuan Zion.” seorang pria paruh baya menyambut dengan setengah membungkukkan badan.“Sudah kau atur semua?”Pria itu mengangguk, dia melirik Anne.“Dia ...”“Istriku,” shaut Zion singkat, membuat Anne mematung menatapnya. “Namanya Anne.”“Oh, halo Nyonya Anne. Selamat datang di villa pribadi keluarga Kenneth. Selama kalian menginap di sini, aku akan melayani kalian.”Anne melongo, dia mencegat Zion saat pria itu hendak masuk.“Menginap? Di sini?”“Perjalanan ke sini menempuh 4 jam perjalanan. Menurutmu aku tidak lelah menyetir seharian? Aku harus istirahat, Nyonya Kenneth.”“Tapi ...”Anne membeku, tangannya terlepas dari lengan pria itu dan hanya bisa diam menyaksikan Zion masuk lebih dulu ke dal
Read more