Tidak bisa tidur malam ini, pria itu membutuhkan Clara yang sudah jelas mencuri seluruh hati dan juga perasaannya. Setelah ia pikirkan juga, ia benar-benar bersalah karena sudah mempercayai polisi dan membuat istrinya mendekam di rumah sakit jiwa. Biasanya mengendarai mobil bersama asistennya, kini Azael mengendarainya seorang diri dan berharap bisa bertemu dengan Clara lebih cepat.Rumah sakit memang tidak membuka kunjungan saat malam hari, namun Azael ingin tetap memaksakan diri dan mengurus kepulangan istrinya. Persetan dengan rehabilitasi, Azael telah menyadari bahwa ia harus mempertahankan wanita itu sebaik mungkin. "Clara, maafkan aku ... Seharusnya aku tetap mempercayaimu," lirihnya sembari terus melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang. Pikirannya hanya tertuju pada wanita itu, wanita yang benar-benar ia cintai setelah melewati semuanya. Pasti berat menjadi istrinya, dirinya juga menyuruh anak buahnya untuk menelusuri apa yang sebenarnya terjadi. "Aku ditipu hanya denga
Read more