"Pak Leeon, kita bertemu lagi!"Begitu melihat Leeon, Valdo langsung memasang senyum lebar dan menyambutnya dengan penuh antusias.Leeon hanya mengangguk singkat. Sikapnya dingin dan biasa saja, tetapi itu sama sekali tidak memengaruhi semangat Valdo."Pak Leeon, beberapa hari lalu untung saja pengacara dari firma kamu menelepon dan memberiku arahan. Kalau nggak, urusan bisnis pelabuhan Kota Herington itu mungkin sudah membawa masalah besar."Beberapa hari lalu? Menelepon?Mitzy langsung teringat kejadian di ruang ganti. Hari itu setelah Leeon mengirim sebuah pesan, ponsel Valdo langsung berdering. Jangan-jangan, yang dimaksud adalah pada saat itu?"Pak Valdo, di pelabuhan Kota Herington, aku dan temanku juga punya sedikit urusan bisnis. Akhir-akhir ini, gerakanmu agak terlalu besar," kata Leeon dengan nada datar, tetapi auranya menekan. "Aku cuma ingin mengingatkan, mencari keuntungan dalam berbisnis itu wajar, tapi ada garis batas tertentu yang sebaiknya nggak disentuh. Kalau dilangg
Read more