Setelah kakeknya datang ke Helenster siang tadi, Isabella tidak lagi menemuinya. Wanita itu menghabiskan waktunya di dalam rumah, di dalam kamar seolah-olah ia sedang istirahat dan tidak bisa diganggu. Beberapa menit yang lalu, Marmara baru saja masuk ke dalam kamar Isabella setelah Karen memanggilnya untuk memeriksa perut Isabella yang katanya sedang sakit. "Istirahatlah, jangan lelah-lelah, jangan banyak pikiran, Isabell." Aldrich mengusap kening Isabella dengan telapak tangannya yang lembut."Aku baik-baik saja," jawabnya. "Sepertinya, ada sesuatu serius yang sedang kau sembunyikan dariku," ujar Aldrich mengamati wajah istrinya lekat-lekat. Isabella menggeleng. "Tidak ada, Aldrich. Aku tidak memikirkan apapun." Aldrich berdiri di samping ranjang. Pria itu bersedekap menatapnya dengan lekat."Mau sampai kapan kau berbohong padaku? Kau bisa membohongi semua orang tapi kau tidak akan bisa membohongiku, Isabella." Kata-kata yang dingin dan tegas keluar dari bibir Aldrich. Dia aka
Terakhir Diperbarui : 2026-06-01 Baca selengkapnya