Isabella bersembunyi di taman, di balik semak-semak tanaman bunga mawar. Ia menangis memegangi dadanya yang terasa penuh dan sesak. Isak tangisnya bisa saja terdengar oleh orang-orang di sekitar sana. Ia duduk di atas rumput karena kakinya tersandung hingga ia terjatuh di sana. "Padahal aku menganggapmu berbeda dari semua orang yang ada di dalam hidupku, Aldrich..." Isabella menutup mulutnya. "Mengapa, kau justru bertanya apa yang sudah aku lakukan pada Viviene seolah-olah kau begitu khawatir pada gadis bermulut jahat itu! Mengapa?" Isabella menangis memukul tanah dengan kepalan tangannya. Baru kali ini Isabella tidak bisa mengontrol emosinya. Ia baru saja keguguran, kehilangan sosok anak yang sangat ia nantikan kehadirannya untuk Aldrich. Tapi saat mendengar pertanyaan Aldrich padanya tadi, Isabella bisa sangat marah dan kecewa. "Isabell..." Lembut suara itu memanggil Isabella. Suara itu bukanlah suara Aldrich, melainkan Ratu Lovita yang kini berdiri di hadapannya.Isabella dia
Last Updated : 2026-06-13 Read more