“Apa pemandangan pagi ini membuatmu terangsang, hm?”Hazel segera memalingkan wajahnya yang panas. Ia tidak sudi meladeni ucapan Hexa yang mulai melantur. Dengan langkah terburu-buru, ia hanya berujar, “Terserah kau saja! Menyingkirlah, aku mau mandi.”Hexa membiarkan istrinya melarikan diri ke kamar mandi. Saat menatap punggung Hazel yang menjauh, senyum simpulnya perlahan memudar, digantikan tatapan yang lebih serius. Di kepalanya, ia mulai menyusun rangkaian pertanyaan untuk menggali informasi tentang ibu mertuanya, tentu dengan cara yang sangat halus agar tidak melukai perasaan Hazel.Usai bersiap, Hexa dan Hazel turun untuk sarapan bersama Elon dan Gracia. Suasana di meja makan terasa jauh lebih hangat pagi itu. Di sela-sela denting sendok, Gracia membuka suara. “Hexa, mulai minggu depan, Hazel harus menghadiri kelas senam ibu hamil. Kau harus mengantarkannya, dan kalau bisa, kau ikut mendampingi di dalam,” saran Gracia dengan nada yang tak bisa dibantah.Hexa meletakkan pisau
Last Updated : 2026-03-24 Read more