“Ya. Bereskan kamar saja, ganti sprei dan bed cover-nya. Oh, tentu. Baik, saya tunggu.”Usai meletakkan gagang telepon, Hexa duduk di atas ranjang dan menunggu. Setengah jam berlalu, Sprei sudah diganti dengan yang baru dan wangi, begitu juga dengan bed cover-nya. Tak lama kemudian, pesanan jus stroberi segar dan cupcake yang diminta Hazel pun datang mengetuk pintu.Hexa memberikan tip yang cukup lumayan pada empat petugas hotel itu sebagai imbalan atas pelayanan cepat mereka di jam yang tidak biasa. Setelah pintu tertutup rapat, ia kembali ke kamar mandi. Namun, di sana ia justru disambut dengan senyum kecut dari Hazel yang masih berendam.“Kau lama sekali, Pak Jaksa!” gerutu Hazel dengan bibir yang mengerucut lucu.“Maaf, aku harus menunggu petugas hotel itu selesai mengganti semuanya,” ujar Hexa mendekat, mencoba membujuk istrinya yang tampak mulai kehilangan suasana hati yang baik. “Kau tidak marah, ‘kan?”“Tidak,
Last Updated : 2026-03-19 Read more