"Saya tidak mengetahui alasannya, Yang Mulia."Madeleine mengatupkan bibir sejenak. Tatapannya kembali tertuju pada kain sulam di tangannya."Biarkan saja," katanya tenang. "Wanita itu berada dalam tahanan Yang Mulia Putra Mahkota. Beliau tentu memiliki alasan untuk mengunjunginya."Madeleine kembali menggerakkan jarumnya. Ia sengaja memperlakukan kabar itu seolah tidak lebih penting daripada benang yang sedang ia rangkai.Namun, Kiran belum juga berhenti."Justru itu yang membuat saya bertanya-tanya, Yang Mulia. Mengapa beliau masih menahannya tanpa menjatuhkan hukuman? Para bangsawan mulai membicarakan masalah ini."Jarum di tangan Madeleine berhenti sesaat.Kiran melanjutkan dengan suara lebih rendah, "Menurut saya, ada sesuatu yang belum kita ketahui.""Kiran." Erin segera memotongnya. Nada suaranya tegas. "Cukup. Jangan bawa gosip murahan ke hadapan Yang Mulia Putri."Kiran menoleh kepada Erin. Tatapannya mengeras sesaat, lalu kembali tertuju kepada Madeleine."Yang Mulia, saya h
最後更新 : 2026-09-01 閱讀更多