Namaku Kian, sudah kepala tiga, tetapi bahkan naik sepeda pun aku tidak bisa. Belakangan, aku melihat di suatu aplikasi ada mahasiswi yang bekerja paruh waktu mengajar bersepeda.Di fotonya, seorang gadis cantik dan seksi duduk di atas sepeda. Kedua kakinya panjang dan ramping. Aku tak bisa menahan rasa penasaranku, lalu langsung memesan.Tak lama kemudian, tibalah akhir pekan. Mahasiswi itu datang ke taman sesuai janji. "Halo, Kak. Namaku Jihan. Aku pelatih sepeda pribadimu."Wajahnya putih mulus, persis seperti di foto. Dia mengenakan baju bersepeda yang ketat. Di antara kedua kakinya tergambar bentuk seperti roti kecil, sementara bagian tengahnya sedikit cekung.Terutama sepasang gelombang itu, benar-benar seperti balon, sampai baju sepedanya hampir meledak.Hidungku rasanya hampir mimisan. Bertahun-tahun tanpa perempuan, tubuhku seperti dasar sungai yang kering. Melihat gadis polos yang cantik dan seksi seperti ini di sampingku, hatiku sudah gelisah."Halo, namaku Kian. Kalau begit
Read More