“Tentu saja,” jawab Tiffany, kemudian memutar laptopnya untuk memperlihatkan yang menjadi rencananya. Ancell membacanya sekilas dan tertegun.“Benarkah kamu akan melakukannya? Membuat para direksi Guez Group menentang bosnya sendiri dan berbelot mengekormu?” tanya Ancell. Selama ini dia memang selalu membantu pekerjaan Tiffany, mengarahkannya untuk menjadi lebih baik, tapi saat Tiffany menghadapkannya pada rencana untuk menghancurkan kakaknya sendiri, ada keraguan di hatinya.“Apakah ini tampak mustahil dilakukan?”“Belum pernah ada yang melakukan ini pada perusahaan Rodriguez, ini resiko yang sangat besar.”“Kalau begitu, aku akan menjadi orang pertama yang melakukannya.”“Hati-hati, Tiffany. Jangan sampai kamu terluka oleh rencanamu sendiri,” ujar Ancell.“Aku sudah terluka dari dulu, Ancell. Menambah lukanya, tidak akan berarti apa-apa untukku,” jawab Tiffany dengan penuh arti.Ancell hanya diam menanggapi r
Read more