LOGIN“Ya, kami berpacaran dan aku sedang merebut hatinya untuk menerima lamaranku,” ucap Ancell memotong perkataan Tiffany, yang berhasil membuat Tiffany dan Reviano seketika terkejut dengan jawaban tersebut. Tidak mau membuat suasana menjadi runyam, Tiffany hanya diam dan menerima jawaban Ancell begitu saja.
Makan malam yang Ancell rencanakan menjadi makan malam romantis bersama Tiffany, seketika berantakan karena ulah Emily. Malam itu menjadi malam yang menyebalkan untuk semua orang kecKenric merogoh sesuatu dari dalam sakunya, mengambil sebuah benda dan melemparkannya ke arah Reviano. Dengan cepat, Reviano menangkap benda tersebut.“Apa ini?” tanya Reviano terkejut dengan benda yang mirip dengan penyimpan data.“Itu adalah awal tujuanku menyusup ke keluarga Watson. Aku sangat ahli dalam data dan sistem, aku bekerja di bidang cyber. Benda yang kamu pegang itu adalah data yang aku curi dari Watson. Kamu bisa menggunakannya untuk membalaskan dendammu karena mereka telah mengambil perusahaanmu. Dengan itu, kamu bisa mengambilnya lagi,” jawab Kenric.“Kenapa kamu melakukan ini?”“Aku ingin membuktikan pada Papa jika aku bisa menghancurkan musuh terbesarnya. Aku sudah ingin pulang dan menyerahkan ini padanya, tapi tiba-tiba Tiffany menelepon dan memintaku menjadi asistennya. Tujuanku menjadi berubah semenjak itu, aku ingin melindungi wanita itu dan menjauhkannya darimu.”“Aku tidak membutuhkan benda ini. Bahkan dengan mudah
Dia sengaja meninggalkan laptop yang berisi rancangan pencegahan yang telah Theodor buat, bahkan semua berkas untuk produk barunya pun dia letakkan di meja kerjanya tanpa berminat membawanya ke aula. Dia berjalan dengan tenang tanpa membawa apa pun, memasukkan satu tangannya ke saku celana dan berjalan dengan penuh rasa percaya diri.Pintu aula terbuka, tampak Reviano masuk dengan wajah tenang, meski terlihat raut lelah di sana. Semua mata tertuju padanya, dia berjalan mengitari meja oval besar, dimana semua orang sudah duduk di sana. Dengan penuh wibawa, dia duduk di kursi di ujung meja oval tersebut, yaitu di kursi pimpinan.“Jadi apakah sudah ada penjelasan untuk semua yang terjadi di internal Guez Group?” tanya salah satu pemegang saham terbesar setelah Reviano, tampak seperti menginterogasi seorang tersangka.“Apa pun yang aku katakan, aku yakin kalian sudah menentukan pilihan. Jika kalian percaya padaku, maka kalian tidak perlu menunt
Tiffany mencoba mendorong tubuh besar pria itu. “Reviano, hentikan atau aku akan mengusirmu sekarang juga dari apartemenku,” ancam Tiffany dan itu berhasil. Dengan wajah kecewa dan cemberut, Reviano menjauh dari tubuh wanita itu. Tiffany menutup tubuhnya, menata rambutnya dengan asal lalu pergi ke luar dari kamar. Dia menuju pintu apartemen dan membukanya.“Pagi Tiffany, apakah kita jadi pergi berolah raga hari ini?” sapa Ancell.Tubuh Tiffany langsung membeku, bagaimana dia bisa lupa jika dia ada janji dengan Ancell untuk olah raga bersama.“Maafkan aku, Ancell, aku benar-benar lupa jika kita akan pergi bersama. Aku ...”“Siapa yang mengganggu aktifitas kita?” suara Reviano membuat dua orang yang berdiri di pintu memucat menatapnya. Tiffany merasa tidak enak dengan Ancell sedangkan Ancell terkejut melihat kakaknya baru saja keluar dari kamar Tiffany dengan hanya memakai celana pendek dan dada terbuka.“Apa y
“Maaf jika aku harus bilang, aku bangga dengan apa yang Tiffany lakukan. Keluargamu memang bukan keluarga jahat tapi kalian sangat sombong dan menjengkelkan. Mungkin kalian butuh sedikit cambukkan agar bisa menurunkan sikap sombong kalian itu,” ujar Derrick jujur. Ada seringai sinis yang Reviano tujukan pada Derrick saat pria itu menyindir keluarganya. “Aku tidak mau Tiffany hancur karena dendamnya. Aku juga ingin bisa bertemu dengan anakku, apakah ada jalan keluar agar aku bisa menyakinkannya, jika apa yang dia lakukan saat ini adalah kesalahan besar? Tiffany sendiri akan terluka dan aku akan terpisah dengan anakku. Apakah kamu mempunyai jalan keluar?” “Kamu mencari orang yang salah jika meminta jalan keluar padaku karena aku akan membuat masalahnya menjadi semakin rumit.” “Apa maksudmu menjadi rumit?” tanya Reviano semakin heran. “Saat Theresa pergi dari kediaman Watson, dia membawa Tiffany dalam keadaan mengandung. Dia s
Tangan Tiffany terangkat lalu mengusap lembut rambut Reviano. Dia mendekap pria itu dan membiarkan tertidur di dadanya. Sebentar lagi tujuannya tercapai, dia tidak boleh ragu karena sikap manja Reviano. Jika dia tidak segera menyelesaikannya, dia tidak akan bisa segera berkumpul bersama dengan Elea. Dia sudah sangat merindukan putrinya dan ingin meninggalkan semua kepenatan hatinya, hidup bahagia hanya berdua dengan putrinya. Memikirkan semua yang terjadi dan gejolak di dalam hatinya, membuat dadanya terasa sesak, air matanya jatuh membasahi pipi. Dia dihadapkan pada pilihan sulit, harus memilih untuk bisa bersama Reviano atau pulang dan hidup bersama Elea. Malam itu, ganti Tiffany yang tidak bisa tidur. Matanya menatap kosong dinding kamarnya, tangannya terus mengusap rambut Reviano dengan lembut dan memainkannya. Saat matahari terbit dan menyinari wajahnya, keputusan sulit telah dia ambil. Tiffany memantapkan keputusan tersebut.
Reviano terbangun tanpa Tiffany di sampingnya. Selalu seperti ini, wanita itu selalu meninggalkannya jika kesadaran wanita itu sudah pulih. Apakah Tiffany sama sekali tidak mencintainya? Apakah hanya gairah yang wanita itu rasakan terdapat dirinya? Reviano meragukan dirinya untuk mampu mengambil hati Tiffany dan membuat wanita itu mencintainya.Saat ingin beranjak dari ranjang, ponselnya berbunyi. Dia mengambil ponsel tersebut dan melihat nama Diana memanggilnya.“Ada apa Diana?” tanya Reviano. “Anda harus segera ke kantor, Tuan. Launching produk Golden Company dimajukan hari ini, media sudah ramai meliputnya,” kata Diana dengan cemas.Rahang Reviano mengeras mendengarnya. “Adakan pertemuan dadakan untuk seluruh penanggung jawab produk baru Guez Group. Jangan sampai pemegang saham tahu kekacauan internal kita. Sebentar lagi aku akan sampai kantor.”“Baik Tuan.”Setelah menutup panggilannya, Reviano bergegas menuju kant
Rumput hijau bagai karpet yang terbentang menutupi permukaan tanah di depannya dan terbentang sampai di atas bukit. Keadaan di sana sangat tenang dan damai, bahkan bisa dikatakan jika tempat itu jauh dari hiruk pikuk manusia.Jika selama ini Revina selalu mendapat pengalaman tidak menyen
Revina semakin kesal dengan perkataan Theodor. Dia melangkah mendekati pria itu. “Berikan Leonard padaku!” kata Revina sambil mengulurkan tangannya ingin mengambil Leonard dari gendongan Theodor, tapi dengan cepat Theodor menghindari tangan Revina.“Theodor, aku tidak sedang be
“Sudah. Mereka mempunyai rumah di pusat kota, tapi Revina tidak mau tinggal di sana. Dia ingin menghindari keramaian. Revina bilang, manusia di luar sana hanya bisa menyakiti dan membullynya, hidupnya penuh dengan hinaan hanya karena keadaan fisiknya yang cantik. Bukankah manusia sungguh jahat?”
1 tahun kemudian...“Tuan, ada kabar kurang baik dari kantor cabang Anda yang berada di Harze. Apakah Anda akan menerima telepon dari direksi yang berada di sana terkait dengan kabar tersebut?” tanya Charlotte lewat sambungan telepon yang tersambung dengan Theodor.“Sambungkan a







